Character Building Kelompok8 Bacth5

This slideshow requires JavaScript.

inilah foto2 karakter building kelompok8

Advertisements

Pengalaman Usaha yang Pernah Dilakukan, Usaha yang Menghasilkan Keuntungan >10.000 rupiah

Alhamdulillah diberi kesempatan untuk sharing informasi. Jika disuruh menceritakan pengalaman usaha apa saja yang pernah dilakukan, terutama yang menghasilkan keuntungan lebih dari sepuluh ribu rupiah, banyak yang ingin saya ceritakan. Sejak kecil saya sudah belajar berwirausaha, tidak tahu mengapa saya suka saja. Dari SD saya sudah mulai belajar wirausaha, niatnya untuk membantu orang tua, ya lumayanlah walaupun hanya menjual pernak pernik hasil kerajinan tangan sendiri. Perharinya bisa laku lima ribu sampai lima sepuluh ribu rupiah. Zaman dulu, uang segitu kan sudah cukup besar. Dari uang hasil jualan saya tabung untuk membeli buku-buku, komik, atau sekedar majalah untuk menambah wawasan. Puas rasanya kalau mendapatkan uang hasil jerih payah sendiri. Menjelang SMP, saya tidak lagi berjualan kerajinan tangan, entah kenapa mungkin karena bosan dan tugas yang lumayan banyak seiring standar kelas immersi, semua serba cepat. Di zaman SMP saya tidak berwirausaha untuk sementara.

Nah, lulus SMP kemudian ke SMA. Di SMA banyak usaha yang saya lakukan. Mulai dari jualan buku bersama teman-teman rohis, yang perharinya bisa laku keras, jualan kolak pisang n makanan berbuka puasa bersama teman-teman OSIS, yang biasanya kami lakukan untuk menambah dana kas OSIS. Kalau jualan ta’jil buka puasa hampir setiap tahun kami lakukan. Hanya bermodalkan uang sekedarny, sudah cukup membuat hasil yang memuaskan. Modal hanya dibelikan bahan-bahan untuk membuat kolak dan tahu pathi saja, yang dibuat kurang lebih sebanyak 50 buah, yang kami jual Rp 500,00 per bijinya, dan untuk kolak Rp 1.000,00 per buah, Alhamdulillah keuntungan per hari bisa mencapai 200.000 lebih. Jualan seperti ini biasanya kami lakukan 2-3 minggu sebelum hari-H lebaran. Sangat menyenangkan belajar usaha dari hal-hal yang kecil. Tidak hanya itu, saya mulai mencoba jualan jilbab. Yang ini usaha pribadi, karena di rumah banyak jilbab tidak terpakai dan masih baru, ya dijual saja, sesuai dengan harga aslinya ditambah sedikit. Merk-merk yang dijual pun cukup menjual, dari Rabbani, Hameeda, dan jilbab paris buatan sendiri. Selain jilbab, saya juga menjual lukisan saya. Lumayan keuntungan yang didapat. Paling tidak untuk lukisan kasar dihargai 30rb-50rb, sedangkan untuk cat minyak, dkk bisa mencapai ratusan ribu.

Kira-kira cukup segitu saja pengalaman saya sampai SMA, beda lagi di perkuliahan. Selama D3 di Politeknik Telkom usaha yang pernah saya lakukan yang nilai untungnya > 10000 adalah jualan donat bersama teman-teman BEM dan juga Lsyami, yang uangnya kami gunakan untuk menutupi kekurangan dana organisasi atau event yang akan diadakan. Untuk dunia internet, saya dan Esha Ramadiansyah, pernah jualan melalui web E-Commerce buatan kami, alamatnya 5mhs.com. Yang kami jual adalah alat-alat elektronik penunjang kuliah. Selain bersama Esha, saya juga sampai sekarang masih menjual perlengkapan notebook bersama teman saya, Shandi Adiwijaya, dengan alamat toko.lapakita.com. Yang kami jual di sini beragam, yang jelas tentang accessories notebook. Untuk ini, kami menjual barang berkelas dengan harga berkualitas, merknya meliputi asus, hp, sony, dll. Harga bisa menyesuaikan pesanan, penjualan secara online dan barang dapat dipesan. Belum lama usaha ini beridiri, baru dalam hitungan bulan.

Terakhir, sebenarnya saya bersama teman-teman (Geni, Esha, Cahyo, Tiar, Ferdi) sedang merintis sebuah perusahaan yang kami sebut Bumi Kahyangan Technologies(BKT) yang merupakan anak perusahaan Bumi Kahyangan Internasional yang berpusat di Wonosobo. Perusahaan ini bergerak di bidang Teknologi Informasi. Kami berharap perusahaan ini bisa berkembang. Alhamdulillah sudah mendapat donatur dan lampu hijau dari yang empunya perusahaan. Perusahaan ini juga sudah memiliki surat resmi, hanya saja sedang dalam tahap pengembangan. Semoga saja kami bisa menjadi entrepreneur sekaligus technopreneur yang sukses dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Amiin.

Need an Example of Scientific Paper? Look At This!!!

Readers…I rememberwhen my old Campus supposed to me to make a paper, scientific paper absolutely. Oh..so surprised when my director call me directly by phone, that time was Idul Fitri. He asked me how to join an international paper competition. Lucky, I must call my best friend,Kiki and also Boby to make this dream came true. Cz the paper must in English, we must do hard!

So readers…here is our scientific paper:


Effort Overcome Failure of Farmer Dam out Prawn in Sidoarjo by Exploiting Information Technology (IT) for the Acquirement of Information about Management of Fishpond which Well

Bobby Wirya Yan Saputra, Maulida Mazaya, Imroatul Khuluqi Izzah

Politeknik Telkom

Jl. Telekomunikasi No.1 Bandung

ABSTRACT

 

This paper entitling Effort Overcome Failure of Farmer Dam Out Prawn in Sidoarjo by Exploiting Information Technology (IT) for the Acquirement of Information about Management of Fishpond which Well contain about some problems of which can cause failure all farmer dam out prawn in town of Sidoarjo along with its solution.

Sidoarjo, representing this delta area is a true very strategic to the effort agriculture, especially for fishpond. Result of fishpond which in the form of prawn of windu fish and of bandeng have and individuality of aroma separate. This matter has been confessed by domestic consumers and also foreign countries.

In the year 1980 until in the middle of the 1990 prawn become famous to all farmer dam out in Indonesia, especially Sidoarjo. This Matter because of result of crop which abundance and its price enough promises. Era feather in one’s cap of farmer dam out this Sidoarjo not only lifting prestige farmer of fishpond, but also improve town prestige of Sidoarjo having prawn symbol and of bandeng this. Local consumers and foreign countries from Asia, Europe, and America, are really admiring prawn of Sidoarjo.

In the middle of the 1990, around 1996 feather in one’s cap era year starts decrease. Even hitherto production of downhill farmer is progressively so that many farms of fishpond who not loaded prawn seed because them running out of capital. Prawn seed which they spread not yet until three-month have died. It caused many farmer of fishpond who close down and change over profession. There becoming merchant, motor driver or laborer. The situation is terrible concerning.

 

The fail farmer dam out prawn in Sidoarjo is very complex. In general, this failure because of:

  1. contamination of water coming from factory waste
  2. contamination of air
  3. contamination of land
  4. under way or bad scattered seed
  5. less precise processing system
    1. influence of mud of LAPINDO

 

To overcome the problems, required to be done steps by steps, they are:

  1. On duty Fishery shall work along with related parties to overcome contamination of water  factory waste
  2. The importance of reforestation, that is cultivation return mangrove trees around fishpond to overcome air contamination
  3. The importance of counseling officer of fishery to farmers of fishpond in order not to use chemicals and drugs redundantly so that can destroy fertility of land.
  4. All farmer of fishpond have to be selective in selection prawn seed of windu to be scattered to its farm.
  5. Giving information stock through counseling routinely can be found by system management of fishpond between traditional systems or modern systems.

 

Other solutiosn which required to be applied is exploiting Technology of Information. Such as:

  1. Making farmer groups
  2. Every groups introduced by exploiting Information Technology ( and hand phone or internet) because as is big farmer is laymen to Information Technology
  3. With exploiting hand phone or internet, they will be able to communicate each other group member and can access some source of information about way of farming prawn fishpond which both for as according to their farms.
  4. With facilities of internet farmer will be able to know growth of his harvested prawn price in marketing and then not become soft eating to all wholesaler
    1. Strategic steps ought to be taken by government, specially local government, as soon as to overcome to fail them harvest prawn recently by exploiting Information Technology facility exist in area for the counseling of other information and also which the necessary for farmer of fishpond.

Iridologi, Sebuah Mahakarya Mengetahui Penyakit Lewat Iris Mata

Sedikit cerita teman, ketika saya mulai melakukan bekam (sunnah rasul untuk mengeluarkan darah kotor), saya kaget dengan metodologi petugasnya, dia merekam mata saya dan menunjukkan kecenderungan saya sakit apa. La kok tahu ya dari mata? Akhirnya saya cari tahu sendiri, ternyata bisa ya memastikan seseorang itu sakit apa hanya lewat matanya. Semua itu mungkin jika dilakukan denganilmu iridologi, ilmu yang mempelajari tentang iris mata. Iris mata kita memiliki penggambaran penyakit yang mungkin kita derita. Mata adalah salah satu indera yang paling vital pada manusia. Melalui mata, seseorang dapat mengungkap semua kejadian yang ada di sekitarnya. Melalui mata pula, seseorang dapat dilihat kondisi fisik, mental dan spiritualnya.

Liat dulu yuk softwarenya:

Berdasarkan sumber (http://klik-brc.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=64)–>Barangkali, banyak yang masih ingat tindakan dokter bila sedang memeriksa pasien. Cukup membelalakkan mata pasien untuk mengetahui kesehatan dan penyakitnya. Konon, dalam sebuah perbincangan pun, dapat juga mengetahui isi hati lawan bicara melalui mata.

Fenomena ini tampaknya sangat dekat dengan suatu ilmu yang mempelajari tanda-tanda pada struktur jaringan iris mata yang disebut iridologi. Namun, menurut dr. Bertha Herlina, dokter spesialis penyakit dalam klinik Provitalitas, ada perbedaan antara iridologi dan fenomena itu. “Bukan hanya pengobatan, tapi iridologi lebih pada pencegahan,” katanya.

Bertha mengatakan, iris adalah perluasan dari otak. Oleh karena itu, sesuatu yang terekam di dalam otak dapat terlihat pada serabut iris mata. Rekaman itu sebagai bentuk khas sesuai kondisi organ tubuh. “Tanda pada iris itu, representasi gambaran detail kondisi badan secara keseluruhan.”

Analisa serabut iris mata akan memperlihatkan kondisi tubuh seseorang, apakah yang bersangkutan dalam keadaan baik atau tidak. Pola, struktur, warna dan tingkat kecerahan di bagian iris mata menggambarkan keadaan bagian tubuh tertentu dan berhubungan dengan keadaan aktivitasnya, luka, iritasi atau adanya degerasi jaringan dan organ. Dari iris mata juga dapat diketahui apakah ada akumulasi racun akibat penggunaan NAZA (narkotik dan zat adiktif), ketidakstabilan nutrisi dan bahan kimia, serta kemajuan pengobatan yang sedang dilakukan

Iridologi tidak bisa menyatakan ada tidaknya penyakit tertentu dalam tubuh, tetapi hanya menyajikan informasi tentang kondisi jaringan tubuh dan mengindikasikan kecenderungan ke arah adanya gangguan dalam tubuh, meski gejalanya masih belum terlihat. Dengan demikian, iridologi dapat memberikan rekomendasi upaya preventif menghindari kondisi yang lebih buruk. Selanjutnya, dapat memberikan arahan untuk upaya kuratis penyehatan dan mengetahui efektifitas pengobatan yang telah dilakukan.

Yang harus diingat, iridologi tidak dapat digunakan untuk menentukan lokasi parasit atau kuman-kuman di tubuh, tapi hanya menujukan adanya inflamasi dan kondisi racun yang diakibatkan kehidupan parasit atau kuman. Iridologi juga tak bisa dijadikan petunjuk hamila tidaknya seorang wanita, karena kehamilan merupakan kondisi normal dalam badan seorang wanita.

Pada intinya, menurut dr. Bertha, iridologi berguna untuk mengetahui derajat kesehatan tubuh, kekuatan dan kelemahan tubuh, kelemahan dan kekuatan organ serta jaringan dan sendi. Selain itu dapat diketahui pula metabolisme dan penyerapan dalam pencernaan, kadar kelelahan fisik, stress, potensi kelupaan, pola tidur, polusi lingkungan, kekebalan tubuh, kualitas energi syaraf dan tingkat penuaan.

Filosofi iridologi, menekankan pada pengobatan pasien bukan pada penyakitnya. Dengan mengetahui gangguan yang menyebabkan keluhan atau penyakit seseorang, tidak hanya diobati penyakitnya saja, tetapi dapat dicegah untuk memperoleh tingkat kesehatan yang lebih baik.

Orang yang pertama kali merintis cabang ilmu ini adalah Dokter Ignatz Von Peczely yang berasal dari Hungaria. Dia pertama kali menemukan iridologi pada tahun 1861, yang dianggap sebagai tahun kelahiran iridologi. Hasil penelitian Bapak Iridologi, ditemukan tanda dan konfigurasi pada iris seseorang mengidentifikasikan adanya penyakit atau kelainan organ di dalam badan orang tersebut. Perkembangan iridologi kemudian mengalami kemajuan yang sangat fantastik seiring dengan perkembangan teknologi.

Perkembangan teknologi, mengantarkan ilmu ini mencapai kesempurnaan. Perkembangan teknik kamera digital, salah satu faktor yang mempercepat kemajuan ilmu iridology. Teknik kamera ini, dapat memeriksa iris lebih sempurna sehingga menghasilkan suatu standarisasi “atlas iris topografi” yang lebih akurat dan detail, perkembangan ini kemudian dikenal sebagai iridology digital.